Senin, 22 November 2010

Relativitas emosi berubah-ubah.. kadang tersentak keras bgai tak punya krama..kadang mampu menahan hingga urung tuk leburkan dengan yang lain.

Terimakasih untuk para pendamai hati..mereka tak perlu tau alami apa aku.. atau bagaimana akau.. yang dia tau bagaimana begitu lapang hati bercanda dalam kapasitas khayalan tingkat tinggi.

Melengkapi ketika rasa2 tak mampu lagi ternormalisasi.. ataw menyemangati ketika alurnya maju mundur dalam antusias putaran hidup..bahkan jatuh peduli pada wacana mengambang yang buat bimbang..

Beginilah kesenangan hidup, walau belum termasuk bahagia.. namun mencukupi sebagai dosis tepat untuk hati. jika ada pilu, dia datang mengkremasi nya tuk di alirkan pada aliran sungai tak ber arus..

Tak perlu dengan penuh rencana.. ini biasa saja mengundang imajinasi langka yang tak terulang lagi.

Tidak ada komentar: